Selamat Datang

Perkenalkan nama saya Fajar Sidik.

Keseharian saya sebagai mahasiswa di perguruan tinggi swasta di Bandung, mengambil studi D3 Teknik Komputer.

Dalam blog ini, saya hanya menulis tentang perkuliahan dan kegiatan-kegiatan penting dalam kehidupan saya.

Selamat Membaca…

KP

Senin, 16 Januari 2012

Hari pertama saya melaksanakan KP di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Banjar.

Pekerjaan pertama installasi PC. Kendalanya yaitu driver PC lama yang susah dicari. Solusi dari pembimbing dicari di pcidatabase.com dengan memasukan vendor id dan device id.

 

Selasa, 17 Januari 2012

Hari kedua, pekerjaan saya melakukan pemasangan access point di SLB N Banjar, sebuah sekolah baru yang masih dalam tahap pembangunan. Pemasangan dilakukan berdasarkan titik terbanyak pengguna hal ini memungkinkan agar sinyal kuat tepat di area yang banyak digunakan.

Kendala yang terjadi banyak, mulai dari sumber listrik yang terlalu jauh sehingga menarik kabel baru. Kemudian masalah antena, pada dasarnya antena asli dari vendor yang dibeli hanya berkisar 3db, dan ini menjadikan luas cakupan kecil. Sehingga pada implementasinya antena AP diganti menggunakan yang 5db, hal ini memungkinkan sinyal kuat dan mencakup hampir semua area sekolah.

Pada saat pengetesan menggunakan sebuah software, ada interferensi di beberapa ruangan. Mulai dari adanya sinyal lain yang menggunakan chanel yang sama, dan penghalang dinding-dinding. Pada akhirnya chanel defaul (6) diganti ke chanel (1).

 

Rabu, 18 Januari 2012

Hari ketiga, kegiatan hari ini tidak terlalu rumit hanya butuh kesabaran extra karena menghadapi para guru yang usianya sudah rata2 kepala 4. Kegiatan nya yaitu MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran), mata pelajaran PKn. Materi yang diberikan yaitu pembuatan blog atau istilah kerennya GO’Blog.

Bertempat di SMP N 4 Banjar kegiatan berlangsung selama 3 jam, dari jam 10:00-13:00.
Disini saya membantu pembimbing yang menjadi pembicara dan saya sebagai “asisten” dalam acara tersebut,hehe
Pada awal, sempat saya sudah tanyakan ke beberapa peserta, “Bapak/Ibu sudah punya email belum?”. Jawabnya, “email itu yang mana, facbook?”. Saya bingung ko email=facebook..??
Disini saya jelaskan bahwa email adalah sebuah alamat pribadi/organisasi/instansi yang digunakan untuk berhubungan diinternet (pesan pada umumnya).

Pembicara sudah mengarahkan pada pendaftaran akun blog, disini menggunakan wordpress. Setelah bla..bla..bla.. menjelaskan, banyak lagi yang bertanya, alamat blog yang akan didaftarkan itu bagaimana?hmm
akhirnya saya bantu kembali, dan saya jelaskan. “Alamat blog itu seperti alamat email juga, tidak boleh ada yang sama 1 sama lain”. Kemudian para peserta mulai mendaftar.

Jreng, kasus pun terjadi. Pada saat itu banyak error pada pendaftran, error 666 disini menurut saya terjadi karena saat bersamaan 1 IP modem dan mungkin 1 IP Publik ISP mengakses server yang sama secara bersamaan dan dianggap sebagai penyerangan. Akhirnya didaftarkan satu per satu, dan peserta pun akhirnya menikmati blog mereka, walau tidak semua fungsi di jelaskan karena terkendala waktu.

Pengolahan Citra Bidang MIliter (RADAR)

RADAR

1. Latar belakang
Radar adalah singkatan dari Radio detection and Ranging yang merupakan salah satu fasilitas navigasi. Radar berfungsi sangat penting untuk membantu pengaturan lalu lintas laut dan udara. Termasuk juga untuk pengamatan cuaca dan aplikasi untuk keamanan dan pertahanan. Radar bekerja dengan cara memancarkan gelombang radio ke angkasa dan kemudian diterima kembali setelah ada benda yang  dapat memaantulan/refleksi ketika gelombang radio tersebut mengenainya. Jarak dari obyek tersebut ditentukan dengan mengukur waktu ketika gelombang radio dipancarkan dan kemudian diterima kembali oleh antena receiver. Arah dari suatu obyek yang dideteksikan dari radar ditentukan oleh posisi antena yang berputar ketika bagian yang direfleksikan oleh gelombang radio diterima. Jadi radar dapat melihat benda yang bergerak di angkasa dalam daerah jangkauan radar dan sekaligus menentuka arah dan jarak dari benda tersebut.

2. Siapa yang menggunakan radar
Dalam bidang pertahanan(militer), radar sangat berguna untuk mendeteksi keberadaan pesawat asing atau sebagainya. Dalam peperangan juga radar bisa digunakan untuk mengetahui keberadaan lawan maupun kawan di medan perang.
Selain dalam bidang militer, radar juga banyak digunakan dalam bidang lainnya. Misal dalam cuaca, kepolisian, pelayaran, penerbangan.

Pemantauan cuaca menggunakan Radar
3. Produk radar yang digunakan dalam militer
Airborne Early Warning disingkat AEW adalah salah satu sistem radar yang dibawa oleh pesawat terbang yang dirancang untuk mendeteksi pesawat terbang lain. Fungsi dari radar ini yaitu dapat membedakan antara pesawat terbang kawan dan lawan dari jarak jauh. Pesawat jenis ini termasuk kedalam pesawat peringatan dini. Pesawat peringatan dini biasa digunakan dalam operasi penerbangan defensif maupun ofensif. Bila secara ofensif, sistem ini akan mengarahkan pesawat tempur ke targetnya. Dan bila secara defensif, sistem bertugas untuk mengawasi area pertahanan dari serangan musuh.
Beberapa negara telah mempunyai sistem pesawat peringatan dininya. Misalnya E-3 Sentry dan Grumman E-2C Hawkeye adalah pesawat terbang peringatan dini yang sudah banyak dikenal. Sentry dibuat oleh Boeing Defense and Space Group dan secara internasional diakui sebagai standar pesawat peringatan dini. E-3 Sentry dibuat berbasiskan Boeing 707. Sementara E-2 Hawkeye yang memasuki dinas pada 1965 merupakan pesawat peringatan dini yang paling banyak digunakan. Pertahanan Udara Jepang menggunakan teknologi E-3 yang diimplementasikan ke Boeing 767.

E-3 AWACS

Selain pesawat boeing, ada tiga pesawat peringatan dini berbasis helikopter. Yang pertama adalah helikopter Angkatan Laut Britania Raya yang dipanggil Westland Sea King ASaC7. Satuan helikopter ini tergabung dalam Kapal induk kelas Invincible. Pembuatan Sea King ASaC7, dan sistem sebelumnya yaitu AEW.2 dan AEW.5 adalah konsekuensi dari pelajaran yang didapat oleh Royal Navy yang dikirim ke Samudera Atlantik tahun 1982 dalam Perang Falklands. Kendala utama saat itu adalah kurangnya sistem cakupan untuk peringatan dini.
Jenis helikopter lainnya adalah Ka-31 Helix-B buatan Rusia yang digunakan oleh Angkatan Laut India pada Frigat Krivak-III. Helikopter ini menggunakan peralatan radar E-801M Oko (Eye) yang dapat melacak sampai dengan 20 target di udara dalam waktu bersamaan dari jarak 150 km serta kapal permukaan dari jarak 250 km. India juga mengembangkan sistem pesawat peringatan dininya sendiri yang akan digunakan pada 2010.
Pesawat peringatan dini berbasis helikopter yang paling modern adalah AgustaWestland EH101 dari Angkatan Laut Italia.
Beberapa sistem pesawat peringatan dini memiliki fitur tambahan sebagai fungsi komando dan pengendali. Salah satunya yaitu AWACS AS.

4. Produk radar yang akan dikembangkan

A160 Hummingbird Warrior

Teknologi radar terus dikembangkan oleh peneliti dan militer Amerika, salah satunya DARPA’s. DARPA melakukan uji coba teknologi radar terbarunya yang diberi nama Forester (Foliage Penetration Reconnaissance, Surveillance, Tracking and Engagement Radar) yang memiliki kelebihan dapat mendeteksi kendaraan dan prajurit yang berjalan di bawah area pepohonan dari jarak 30 mil. Bahkan dengan sistem ini mereka mengklaim dapat mendeteksi objek yang dicari dapat terlihat dengan jelas keberadaanya.
DARPA mengintegrasikan Forester pada sebuah helikopter Boeing A160 Hummingbird. A160 merupakan pesawat khusus yang dirancang sedemikian rupa bahkan pesawat berjenis helikopter ini tidak memiliki awak pesawat. Desain ini menggabungkan banyak teknologi baru yang belum pernah digunakan dalam helikopter, desain ini memungkinkan untuk ketahanan lebih besar dan ketinggian terbang saat beroperasi. Militer Amerika Serikat sebernarnya sudah memulai mengembangkan teknologi radar ini sejak bulan November tahun 2008. A160 berlanjut dengan tes penerbangan pada tahun 2010, pada uji kali ini terdapat peningkatan pada perbaikan desain sehingga kecepatan maksimum dapat ditembus hingga 140 knot.
Terakhir bahwa radar ini dapat menampilkan sistem pencitraan dengan resolusi yang sangat tinggi dengan mengandalkan gerakan helikopter untuk membuat lubang artifisial berukuran besar.



sumber :
wikipedia.org/wiki/radar
wikipedia.org/wiki/Pesawat_peringatan_dini
wikipedia.org/wiki/DARPA_FORESTER
Mashury, Dadin, dkk. Rancangan BAngun Perangkat Lunak Citra RADAR. LIPI Bandung
google image


Install openssh-server di Ubuntu

  • Langkah pertama install openssh-server

$sudo apt-get install openssh-server

  • Langkah kedua, rubah IP ke static

# nano /etc/network/interfaces

  • Kemudian restart network

# /etc/init.d/networking restart

  • Langkah ketiga, buka dan edit file konfigurasi ssh.

# nano /etc/ssh/sshd_config

Kemudian ganti port yang digunakan telnet sehingga bias aman, untuk default nya adalah 22 saya ganti ke 4518, kemudian save

  • Restart ssh nya.

# /etc/init.d/ssh restart


Terus terang server kita telah siap secara default. Hanya uji dari PC Anda atau dari sistem yang sama dengan perintah:

# ssh localhost

Atau

# ssh user@your-server-ip-address

  • Bagaimana Menggunakan SSH Client?

    Asumsikan nama host server Anda mydomain.com dan username adalah fajar, anda harus mengetikkan perintah berikut:
    # ssh fajar@mydomain.com

    Untuk Menghentikan SSH server, ketik :
    # sudo /etc/init.d/ssh stop

    Untuk Start SSH Server, ketik :
    # sudo /etc/init.d/ssh start

    Dan untuk restart SSH server, ketik :
    #sudo /etc/init.d/ssh restart

Installasi DHCP Server di Ubuntu

Kebutuhan Sistem

  • Paket DHCP Server
  • PC ubuntu

Langkah-langkah konfigurasi

  • Install paket DHCP server

~$ sudo apt-get install dhcp3-server

  • Rubah configurasi IP address eth0 ke static

~$ sudo ifconfig eth0 192.168.13.1 atau

~$ sudo nano /etc/network/interface


– Pada saat file interface terbuka tambahkan konfigurasi untuk IP static dibawah ini :

auto lo eth0

iface eth0 inet static

address 192.168.13.1

netmask 255.255.255.0

network 192.168.13.0

broadcast 192.168.13.255

iface lo inet loopback

– Kemudian save (ctrl+o) dan exit (ctrl+x)

  • Tentukan default interface yang akan digunakan sebagai DHCP Server

~$sudo nano /etc/default/dhcp3-server

– Cari tulisan INTERFACE=””, isikan eth0 sebagai default DHCP server sehingga menjadiINTERFACE=”eth0”.

– Bila default interface lebih dari satu bisa di tambahkan lagi interfacenya, misalINTERFACES=”eth0 eth1 eth2”.

Kemudian save (ctrl+o) dan exit (ctrl+x)


  • Langkah selanjutnya mengedit konfigurasi DHCP server

~$ sudo nano /etc/dhcp3/dhcpd.conf

– Cari baris berikut :

# A slightly different configuration for an internal subnet.

#subnet 10.5.5.0 netmask {

# range 10.5.5.26 10.5.5.30;

# option domain-name-servers ns1.internal.example.org;

# option domain-name “internal.example.org”;

# option routers 10.5.5.1;

# option broadcast-address 10.5.5.31;

# default-lease-time 600;

# max-lease-time 7200;

#}

– Kemudian ganti dengan :

# A slightly different configuration for an internal subnet.

subnet 192.168.13.0 netmask 255.255.255.0 {

range 192.168.13.18 192.168.13.45;

option domain-name-servers 192.168.13.1;

option domain-name “farmot.net”;

option routers 192.168.13.1;

option broadcast-address 192.168.13.255;

default-lease-time 600;

max-lease-time 7200;

}

Kemudian save (ctrl+o) dan exit (ctrl+x)

  • Selanjutnya restart DHCP Server

~$ sudo /etc/init.d/dhcp3-server restart

– Akan ada pengecekan sistem bila masih ada error akan ditunjukan pada pesan [fail] saat DHCP server melakukan starting kembali.

– Bila terjadi bisa melihat pesan untuk diagnosis di syslog

~$ sudo tail /var/log/syslog

Kelompok kami mengalami error dan saat itu ip address belum tersetting seperti di konfigurasi DHCP server sehingga terjadi [fail], setelah diubah sesuai dengan konfigurasi DHCP server pesan [fail] telah menjadi [OK].

  • Pengujian DHCP server

– Pertama hubungkan komputer A sebagai DHCP server dengan komputer B sebagai client menggunakan kabel crossover.

– Saat pengetesan pertama masih menggunakan range IP 192.168.2.18 – 192.168.2.45 didapat IP address untuk client adalah 192.168.2.21 dan pada test yang kedua menggunakan range IP 192.168.13.18 – 192.168.13.45 didapat IP address untuk client adalah 192.168.13.18.

Analisis dan Kesimpulan

  • Jadi bisa disimpulkan bahwa untuk membuat DHCP server yang paling utama adalah merubah IP address server menjadi static untuk menghindari berubahnya IP address karena ada DHCP server yang lain dan konfigurasi IP address komputer server harus sesuai dengan IP address yang di set dalah konfigurasi DHCP server.
  • Dengan adanya DHCP pemakaian jaringan skala besar bisa dimanage dengan baik dalam hal pembagian IP Address kepada masing-masing clientnya.

Mengembalikan GRUB yang Hilang

Dari beberapa kasus, mungkin dari saya sendiri dan teman saya yang mungkin juga mengalami kejadian yang sama. Grub menu ubuntu setelah instal ulang Windows, hilang! Ada sedikit permasalahan yang muncul. Linux / Ubuntu memiliki boot loader yang disebut dengan Grub ( GRand Unified Bootloader ). Kurang lebih grub adalah menu di awal booting laptop/PC kita. Isinya untuk memilih OS mana yang akan kita gunakan untuk booting. ( Dengan catatan kita memiliki lebih dari 1 OS ).
Masalahnya, Grub milik windows, tidak bisa memunculkan menu untuk booting ubuntu saya, sedangkan Grub milik Ubuntu lengkap, bisa memunculkan semua OS yang terinstall di PC/Laptop saya. Sekarang, saya ingin menjelaskan cara mengembalikan Grub milik ubuntu yang hilang karena tertimpa oleh Grub windows.
Caranya :
  • Nyalakan PC/laptop dan booting dari LiveCD Ubuntu atau flashdisk (yang sudah terisi OS Ubuntu). Cara mengubah urutan booting (boot priority) pada BIOS bisa dicari sendiri lewat google.
  • Masukkan LiveCD Ubuntu ke dalam CD-ROM (atau flashdisk, tergantung mana yang ingin digunakan).
  • Pilih Try Ubuntu without any changes to your computer. Tunggu sampai Ubuntu tampil dengan sempurna.
  • Setelah berhasil masuk ke Ubuntu, buka terminal (klik Applications > Accessories > Terminal, atau tekan kombinasi tombol Ctrl+Alt+F2).
kemudian, muncul menu di terminal.
### lihat partisi kita dengan perintah sudo fdisk -l :
Disk /dev/sda: 160.0 GB, 80026361856 bytes
255 heads, 63 sectors/track, 9729 cylinders
Units = cylinders of 16065 * 512 = 8225280 bytes
Disk identifier: 0x996e996e
Device Boot Start End Blocks Id System
/dev/sda1 * 1 2550 20482843+ 7 HPFS/NTFS
/dev/sda2 2551 6559 32202292+ f Ext’d (LBA)
/dev/sda5 2551 5100 20482843+ b HPFS/NTFS FAT32
/dev/sda6 5101 6316 9767488+ 83 Linux
/dev/sda7 6317 6559 1951866 82 Linux swap / Solaris
### Sekarang ketik sudo mount -t ext4 /dev/sda6 /mnt/. CATATAN: sda6 adalah nama partisi Linux di laptop saya. Anda bisa menggantinya sesuai dengan nama partisi Linux di komputer Anda.
### Ketik sudo mount -t proc proc /mnt/proc/
### Ketik sudo mount -t sysfs sys /mnt/sys/
### Ketik sudo mount -o bind /dev/ /mnt/dev/
### Ketik sudo chroot /mnt/ /bin/bash
### Ketik grub-install /dev/sda. Hasilnya muncul tulisan seperti di bawah ini:
Installation finished. No error reported.
This is the contents of the device map /boot/grub/device.map.
Check if this is correct or not. If any of the lines is incorrect,
fix it and re-run the script `grub-install.
(hd0) /dev/sda
### Ketik grub-install /dev/sda6. Hasilnya muncul pesan seperti ini:
grub-setup: warn: Attempting to install GRUB to a partition instead of the MBR. This is a BAD idea.
grub-setup: warn: Embedding is not possible. GRUB can only be installed in this setup by using blocklists. However, blocklists are UNRELIABLE and its use is discouraged.
Installation finished. No error reported.
This is the contents of the device map /boot/grub/device.map.
Check if this is correct or not. If any of the lines is incorrect,
fix it and re-run the script `grub-install.
(hd0) /dev/sda
### ketik update-grub. Hasilnya seperti di bawah ini:
Generating grub.cfg …
Found linux image: /boot/vmlinuz-2.6.31-14-generic
Found initrd image: /boot/initrd.img-2.6.31-14-generic
Found memtest86+ image: /boot/memtest86+.bin
Found Microsoft Windows 7 on /dev/sda2
done
Catatan :
Cara ini digunakan untuk ubuntu 9.10 yang menggunakan grub2. sedangkan seri ubuntu 9.04 ke bawah menggunakan grub versi sebelum grub2. Caranya lebih mudah.sama seperti cara di atas sampai tahap masuk terminal, kemudian :
### ketik sudo grub
– root@ubuntu:/boot# grub
### setelah masuk ke grub editor, untuk melihat urutan partisi kita, ketik geometry (hd0);
– grub> geometry (hd0);
geometry (hd0)
drive 0x80: C/H/S = 9729/255/63, The number of sectors = 156301488, /dev/sda
Partition num: 0, Filesystem type unknown, partition type 0xaf
Partition num: 1, Filesystem type is fat, partition type 0xc
Partition num: 3, Filesystem type is fat, partition type 0xb
Partition num: 5, Filesystem type is ext2fs, partition type 0x83
Partition num: 6, Filesystem type unknown, partition type 0x82
Misalnya partisi ubuntu di num 5 linux, lalu ketik:
– grub> root (hd0,5);
lalu untuk menjadikan GRUB Loader-nya berada di MBR, ketik;
– grub> setup (hd0)
Jika berhasil akan muncul menu kata2 sukses..

Central Procesing Unit (CPU)


Unit Pengolah Pusat (UPP) (bahasa Inggris: CPU, singkatan dari Central Processing Unit), merujuk kepada perangkat keras komputer yang memahami dan melaksanakan perintah dan data dariperangkat lunak. Istilah lain, prosesor (pengolah data), sering digunakan untuk menyebut CPU. Adapun mikroprosesor adalah CPU yang diproduksi dalam sirkuit terpadu, seringkali dalam sebuah paketsirkuit terpadu-tunggal. Sejak pertengahan tahun 1970-an, mikroprosesor sirkuit terpadu-tunggal ini telah umum digunakan dan menjadi aspek penting dalam penerapan CPU.

Komponen CPU
Komponen CPU terbagi menjadi beberapa macam, yaitu sebagai berikut.
  • Unit kontrol yang mampu mengatur jalannya program. Komponen ini sudah pasti terdapat dalam semua CPU.CPU bertugas mengontrol komputer sehingga terjadi sinkronisasi kerja antar komponen dalam menjalankan fungsi-fungsi operasinya. termasuk dalam tanggung jawab unit kontrol adalah mengambil intruksi-intruksi dari memori utama dan menentukan jenis instruksi tersebut. Bila ada instruksi untuk perhitungan aritmatika atau perbandingan logika, maka unit kendali akan mengirim instruksi tersebut ke ALU. Hasil dari pengolahan data dibawa oleh unit kendali ke memori utama lagi untuk disimpan, dan pada saatnya akan disajikan ke alat output. Dengan demikian tugas dari unit kendali ini adalah:

• Mengatur dan mengendalikan alat-alat input dan output. • Mengambil instruksi-instruksi dari memori utama. • Mengambil data dari memori utama (jika diperlukan) untuk diproses. • Mengirim instruksi ke ALU bila ada perhitungan aritmatika atau perbandingan logika serta mengawasi kerja dari ALU. • Menyimpan hasil proses ke memori utama.

  • Register merupakan alat penyimpanan kecil yang mempunyai kecepatan akses cukup tinggi, yang digunakan untuk menyimpan data dan/atau instruksi yang sedang diproses. Memori ini bersifat sementara, biasanya di gunakan untuk menyimpan data saat di olah ataupun data untuk pengolahan selanjutnya. Secara analogi, register ini dapat diibaratkan sebagai ingatan di otak bila kita melakukan pengolahan data secara manual, sehingga otak dapat diibaratkan sebagai CPU, yang berisi ingatan-ingatan, satuan kendali yang mengatur seluruh kegiatan tubuh dan mempunyai tempat untuk melakukan perhitungan dan perbandingan logika.
  • ALU unit yang bertugas untuk melakukan operasi aritmetika dan operasi logika berdasar instruksi yang ditentukan. ALU sering di sebut mesin bahasa karena bagian ini ALU terdiri dari dua bagian, yaitu unit arithmetika dan unit logika boolean yang masing-masing memiliki spesifikasi tugas tersendiri. Tugas utama dari ALU adalah melakukan semua perhitungan aritmatika (matematika) yang terjadi sesuai dengan instruksi program. ALU melakukan semua operasi aritmatika dengan dasar penjumlahan sehingga sirkuit elektronik yang digunakan disebut adder.

Tugas lain dari ALU adalah melakukan keputusan dari suatu operasi logika sesuai dengan instruksi program. Operasi logika meliputi perbandingan dua operand dengan menggunakan operator logika tertentu, yaitu sama dengan (=), tidak sama dengan (¹ ), kurang dari (), dan lebih besar atau sama dengan (³ ).

  • CPU Interconnections adalah sistem koneksi dan bus yang menghubungkan komponen internal CPU, yaitu ALU, unit kontrol dan register-register dan juga dengan bus-bus eksternal CPU yang menghubungkan dengan sistem lainnya, seperti memori utama, piranti masukan /keluaran.

Cara Kerja CPU

Saat data dan/atau instruksi dimasukkan ke processing-devices, pertama sekali diletakkan di RAM (melalui Input-storage); apabila berbentuk instruksi ditampung oleh Control Unit di Program-storage, namun apabila berbentuk data ditampung di Working-storage). Jika register siap untuk menerima pengerjaan eksekusi, maka Control Unit akan mengambil instruksi dari Program-storage untuk ditampungkan ke Instruction Register, sedangkan alamat memori yang berisikan instruksi tersebut ditampung di Program Counter. Sedangkan data diambil oleh Control Unit dari Working-storage untuk ditampung di General-purpose register (dalam hal ini di Operand-register). Jika berdasar instruksi pengerjaan yang dilakukan adalah arithmatika dan logika, maka ALU akan mengambil alih operasi untuk mengerjakan berdasar instruksi yang ditetapkan. Hasilnya ditampung di Accumulator. Apabila hasil pengolahan telah selesai, maka Control Unit akan mengambil hasil pengolahan di Accumulator untuk ditampung kembali ke Working-storage. Jika pengerjaan keseluruhan telah selesai, maka Control Unit akan menjemput hasil pengolahan dari Working-storage untuk ditampung ke Output-storage. Lalu selanjutnya dari Output-storage, hasil pengolahan akan ditampilkan ke output-devices.

Fungsi CPU

CPU berfungsi seperti kalkulator, hanya saja CPU jauh lebih kuat daya pemrosesannya. Fungsi utama dari CPU adalah melakukan operasi aritmatika dan logika terhadap data yang diambil dari memoriatau dari informasi yang dimasukkan melalui beberapa perangkat keras, seperti papan ketik, pemindai, tuas kontrol, maupun tetikus. CPU dikontrol menggunakan sekumpulan instruksi perangkat lunakkomputer. Perangkat lunak tersebut dapat dijalankan oleh CPU dengan membacanya dari media penyimpan, seperti cakram keras, disket, cakram padat, maupun pita perekam. Instruksi-instruksi tersebut kemudian disimpan terlebih dahulu pada memori fisik (RAM), yang mana setiap instruksi akan diberi alamat unik yang disebut alamat memori. Selanjutnya CPU dapat mengakses data-data pada RAM dengan menentukan alamat datayang dikehendaki.
Saat sebuah program dieksekusi, data mengalir dari RAM ke sebuah unit yang disebut dengan bus, yang menghubungkan antara CPU dengan RAM. Data kemudian didekode dengan menggunakan unit proses yang disebut sebagai pendekoder instruksi yang sanggup menerjemahkan instruksi. Data kemudian berjalan ke unit aritmatika dan logika (ALU) yang melakukan kalkulasi dan perbandingan. Data bisa jadi disimpan sementara oleh ALU dalam sebuah lokasi memori yang disebut dengan register supaya dapat diambil kembali dengan cepat untuk diolah. ALU dapat melakukan operasi-operasi tertentu, meliputi penjumlahan, perkalian, pengurangan, pengujian kondisi terhadap data dalam register, hingga mengirimkan hasil pemrosesannya kembali ke memori fisik, media penyimpan, atau register apabila akan mengolah hasil pemrosesan lagi. Selama proses ini terjadi, sebuah unit dalam CPU yang disebut dengan penghitung program akan memantau instruksi yang sukses dijalankan supaya instruksi tersebut dapat dieksekusi dengan urutan yang benar dan sesuai.


Percabangan instruksi

Pemrosesan instruksi dalam CPU dibagi atas dua tahap, Tahap-I disebut Instruction Fetch, sedangkan Tahap-II disebut Instruction Execute. Tahap-I berisikan pemrosesan CPU dimana Control Unit mengambil data dan/atau instruksi dari main-memory ke register, sedangkan Tahap-II berisikan pemrosesan CPU dimana Control Unit menghantarkan data dan/atau instruksi dari register ke main-memory untuk ditampung di RAM, setelah Instruction Fetch dilakukan. Waktu pada tahap-I ditambah dengan waktu pada tahap-II disebut waktu siklus mesin (machine cycles time).
Penghitung program dalam CPU umumnya bergerak secara berurutan. Walaupun demikian, beberapa instruksi dalam CPU, yang disebut dengan instruksi lompatan, mengizinkan CPU mengakses instruksi yang terletak bukan pada urutannya. Hal ini disebut juga percabangan instruksi (branching instruction). Cabang-cabang instruksi tersebut dapat berupa cabang yang bersifat kondisional (memiliki syarat tertentu) atau non-kondisional. Sebuah cabang yang bersifat non-kondisional selalu berpindah ke sebuah instruksi baru yang berada di luar aliran instruksi, sementara sebuah cabang yang bersifat kondisional akan menguji terlebih dahulu hasil dari operasi sebelumnya untuk melihat apakah cabang instruksi tersebut akan dieksekusi atau tidak. Data yang diuji untuk percabangan instruksi disimpan pada lokasi yang disebut dengan flag.


Bilangan yang dapat ditangani

Kebanyakan CPU dapat menangani dua jenis bilangan, yaitu fixed-point dan floating-point. Bilangan fixed-point memiliki nilai digit spesifik pada salah satu titik desimalnya. Hal ini memang membatasi jangkauan nilai yang mungkin untuk angka-angka tersebut, tetapi hal ini justru dapat dihitung oleh CPU secara lebih cepat. Sementara itu, bilangan floating-point merupakan bilangan yang diekspresikan dalam notasi ilmiah, di mana sebuah angka direpresentasikan sebagai angka desimal yang dikalikan dengan pangkat 10 (seperti 3,14 x 1057). Notasi ilmiah seperti ini merupakan cara yang singkat untuk mengekspresikan bilangan yang sangat besar atau bilangan yang sangat kecil, dan juga mengizinkan jangkauan nilai yang sangat jauh sebelum dan sesudah titik desimalnya. Bilangan ini umumnya digunakan dalam merepresentasikan grafik dan kerja ilmiah, tetapi proses aritmatika terhadap bilangan floating-point jauh lebih rumit dan dapat diselesaikan dalam waktu yang lebih lama oleh CPU karena mungkin dapat menggunakan beberapa siklus detak CPU. Beberapa komputer menggunakan sebuah prosesor sendiri untuk menghitung bilangan floating-point yang disebut dengan FPU (disebut juga math co-processor) yang dapat bekerja secara paralel dengan CPU untuk mempercepat penghitungan bilangan floating-point. FPU saat ini menjadi standar dalam banyak komputer karena kebanyakan aplikasi saat ini banyak beroperasi menggunakan bilangan floating-point.

Perancang CPU
 Advanced Micro Devices (AMD)
 ARM Ltd.
 Freescale Semiconductor (Motorola)
 IBM Microelectronics (IBM)
 Intel Corporation (Intel)
 MIPS Technologies (MIPS)
 Texas Instruments


Sistem Bilangan, Operasi Aritmatika dan Pengkodean

REPRESENTASI DATA

Data : bilangan biner atau informasi berkode biner lain yang dioperasikan untuk mencapai beberapa hasil penghitungan penghitungan aritmatik, pemrosesan data dan operasi logika.

Tipe data :
1. Data Numerik : merepresentasikan integer dan pecahan fixed-point, real floating-point dan desimal berkode biner.
2. Data Logikal : digunakan oleh operasi logika dan untuk menentukan atau memriksa kondisi seperti yang dibutuhkan untuk instruksi bercabang kondisi.
3. Data bit-tunggal : untuk operasi seperti SHIFT, CLEAR dan TEST.
4. Data Alfanumerik : data yang tidak hanya dikodekan dengan bilangan tetapi juga dengan huruf dari alpabet dan karakter khusus lainnya

SISTEM BILANGAN

1. BINER (radiks / basis 2)
 Notasi : (n)2
 Simbol : angka 0 dan 1

2. OKTAL (radiks / basis 8)
 Notasi : (n)8
 Simbol : angka 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7

3. DESIMAL (radiks / basis 10)
 Notasi : (n)10
 Simbol : angka 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9

4. HEKSADESIMAL (radiks / basis 16)
 Notasi : (n)16
 Simbol : angka 0,1,2,3,4,5,6,7,8,9,A,B, C,D,E,F

KONVERSI SISTEM BILANGAN

1. Basis X ke DESIMAL
• Bilangan bulat : bilangan tersebut dikalikan dengan Xm (m : sesuai dengan nilai tempat/bobot).
– Contoh : 1458 = ……..10
1458 = 1×82 + 4×81 + 5×80 = 64 + 32 + 5
= 10110
• Bilangan pecahan : bilangan tersebut dikalikan dengan X-m (m: sesuai dengan nilai tempat/bobot).
– Contoh : 0, 128 = ……..10

0,12 = 1 x 8-1 + 2 x 8-2
= 1/8 + 2/64 = 1/8 + 1/32 = 5/32

2. DESIMAL ke Basis X
• Bilangan bulat : bilangan tersebut dibagi berulang dengan basis X
• Bilangan pecahan : bilangan tersebut dikalikan dengan basisnya, dan berulang untuk hasil kali pecahannya.

3. BASIS X ke BASIS Y
• Bilangan tersebut diubah ke desimal (lihat no. 1) kemudian ubah desimal tersebut ke basis Y (lihat no. 2).

REPRESENTASI BILANGAN
 Dinyatakan dengan sign, bilangan magnitude dan posisi titik radiks.
 Titik radiks memisahkan bilangan bulat dan pecahan.
 Penggunaan titik radiks berkaitan dengan jajaran bilangan yang dapat ditampung oleh komputer.
 Representasi Fixed-point : titik radiks selalu pada posisi tetap.
 Representasi Floating-point :
a = m x r e
r = radiks, m = mantissa, e = eksponen
Untuk menyatakan bilangan yang sangat besar atau sangat kecil, dengan menggeser titik radiks dan mengubah eksponen untuk mempertahankan nilainya.

ARITMATIKA FIXED POINT

PENJUMLAHAN dan PENGURANGAN dalam Desimal
5,67 137,12
43,09 + 10,09 +
48,76 127,03

PENJUMLAHAN dan PENGURANGAN dalam Basis X
(67)8 (1101)2 (A19)16
(35)8 + (1001)2 + ( 53)16 –
(124)8 (10110)2 (9C6)16
ARITMATIKA FLOATING POINT

Penambahan dan Pengurangan
0,63524 x 103
0,63215 x 103 +
1,26739 x 103 -> 0,126739 x 104

0,11000 x 22 –> 0,11000 x 23
0,10100 x 23 –> 0,01010 x 23
0,01110 x 23
Perkalian
(0,253 x 102) x (0,124 x 103)
= (0,253) x (0,124) x 102+3
= 0,031 x 105 –> 0,31 x 104

Representasi Bilangan Positif dan Negatif pada bilangan BINER

1. Label tanda konvensional : + dan –
Contoh : +4 dan -4

2. Menggunakan posisi digit sebelah kiri (MSB) sebagai sign digit (0 untuk positif dan 1 untuk negatif).
Contoh : Sign-Magnitude +9 dalam 8 bit = 00001001 Sign-Magnitude –4 dalam 4 bit = 1100
Magnitude dari bilangan positif dan negatif sama hanya berbeda pada sign digitnya/MSB.
3. Representasi Komplemen-1
Angka nol diubah menjadi satu dan satu menjadi nol.
Contoh : Dalam 8 bit
+12 = 00001100
-12 = 11110011

4. Representasi Komplemen-2
Dengan representasi komplemen-1 ditambah 1.
Contoh : Dalam 8 bit
-12 = 11111011 (Komplemen-1)
1 +
= 11111100 (Komplemen-2)

PENJUMLAHAN dan PENGURANGAN dengan Komplemen-2

Bilangan 6 bit :
+14 = 001110 +12 = 001100
-14 = 110010 -12 = 110100

(+14) 001110 (-14) 110010
(+12) 001100 + (+12) 110100 +
(+26) 011010 (–2) 1100110
^^^^^^^^^^–> end carry
(diabaikan)

(+14) 001110 (-14) 110010
(-12) 110100 + (+12) 001100 +
(+ 2) 1000010 (- 2) 111110

KODE BINER

1. BCD (Binary Coded Decimal)
 Mengkodekan setiap digit desimal dengan 4 bit.
 Disebut juga kode 8421 artinya MSB mempunyai bobot 8, sedang LSB mempunyai bobot 1.
 Contoh : BCD untuk 4 adalah : 0100
: BCD untuk 18 adalah : 0001 1000
: 0 0010 1001 . 0010 0101 = 29,2510
0 2 9 , 2 5

2. Kode Gray
 Kenaikan hitungan (penambahan) dilakukan hanya dengan pengubahan keadaan satu bit saja.
 Contoh : Jika 210 dikodekan ke gray adalah ….
Caranya : ubah desimal ke biner dahulu (0010)
0 0 1
BINER  0 0 1 0 +
GRAY  0 0 1 1
 Kode Gray sering digunakan dalam situasi dimana kode biner yang lainnya mungkin menghasilkan kesalahan atau kebingungan selama dalam transisi dari satu word kode ke word kode yang lainnya, dimana lebih dari satu bit dari kode diubah.

3. KODE ASCII
 Kode ASCII termasuk kode Alfanumerik
 Contoh : cari kode heksadesimal dan biner untuk huruf b dalam kode ASCII.
Cari b dalam tabel 2.9 Kode ASCII (Pengantar Organisasi Komputer, GUNADARMA, halaman 68) nilai barisnya adalah (6)16 = (0110)2 dan nilai kolomnya adalah (2)16 = (0010)2. Jadi kode ASCII untuk b adalah (62)16 atau (01100010)2.

Konsep Dasar Sistem Komputer

Empat komponen pokok sistem komputer:

  • Pemroses
  • Memori Utama
  • Perangkat masukan dan keluaran
  • Interkoneksi antarkomponen

Pemroses

Pemroses disebut CPU, berfungsi mengendalikan operasi komputer dan melakukan pengolahan data. Pemroses melakukan kerja dengan langkah sbb:

  1. Mengambil instruksi yang dikodekan secara biner dari memori utama
  2. Men-dekode instruksi menjadi proses-proses sederhana
  3. Melaksanakan proses-proses tersebut

Operasi-operasi pada pemroses dikategorikan menjadi :

  1. Operasi aritmetika

    Penambahan, pengurangan, perkalian, pembagian dsb
  2. Operasi logika

    OR, AND, X-OR, inversi dsb
  3. Operasi pengendalian

    Operasi percabangan, lompat dsb

Pemroses terdiri dari tiga komponen, yaitu:

  1. CU (Control Unit)

    Berfungsi mengendalikan operasi yang dilaksanakan sistem komputer
  2. ALU (Aritmetic Logic Unit)

    Berfungsi melakukan operasi aritmatika dan logika
  3. Register

    Merupakan memori yang sangat cepat yang berfungsi sebagai tempat operan-operan dari operasi yang akan dilakukan oleh pemroses

Register

  • Lokasi memori yang sangat khusus terkonstruksi dari Flip-Flop
  • Didesain untuk menampung data, data tsb. dapat diakses dan diakses dalam berbagai operasi dgn kecepatan tinggi.

    1. Untuk prosessor 8088/8086, 80188/80186, 80286 –> register 16 bit
    2. Untuk prosessor 80386/80486/80586/Pentium –> register 32 bit
    3. Optional untuk general purpose register –> not independent 8 bit registers untuk High Order Byte dan Low Order Byte
  • Jenis-Jenis Register:

    • General-purpose registers (data registers):

      – 16 bit : AX, BX, CX, DX


      – 8 bit : AH, AL, BH, BL, CH, CL, DH, DL
    • Segment registers : CS, DS, SS, ES
    • Index register: SI, DI, IP
    • Pointer register: IP, SP
    • Flags registers: Overflow, Direction, Interrupt, Trap, Sign, Zero, Auxiliary Carry, Parity, Carry

      – 16 bit, tetapi hanya 9 bit yang digunakan
    • Register untuk alamat dan buffer

      – MAR (Memory Address register)

      – MBR (memory bufer register)

      – I/O AR (I/O Address Register)

      – I/O BR (I/O Buffer Register)
    • Register untuk eksekusi instruksi

      – PC (Program Counter)

      – IR (Instruction Register)

Memori

Memori berfungsi untuk menyimpan data dan program. Hirarki memori berdasarkan kecepatan akses, seperti di bawah ini :

  1. Register
  2. Chace Memory
  3. Main Memory
  4. Disk Memory
  5. Magnetic Disk
  6. Magnetic Tape / Optical Disk

Perangkat I/O

Perangkat masukan/keluaran digunakan sistem komputer untuk berinteraksi dengan lingkungan luar, baik ke pemakai ataupun lingkungan secara umum.

Perangkat masukan/keluaran terdiri dari dua bagian, yaitu:

  1. Komponen mekanis, yaitu perangkat itu sendiri
  2. Komponen elektronis, yaitu pengendali perangkat berupa chip controller.

Interkoneksi Antar Komponen

Disebut BUS dan interkoneksi ini berkaitan dengan tatacara hubungan antarkomponen-komponen sistem komputer.

Bus terdiri dari tiga macam, yaitu:

  1. Bus alamat (addres bus)

    Untuk memberikan alamat dari memori atau port yang hendak diakses. BUS alamat berisi 16, 20, 24 jalur sinyal pararel atau lebih.

  2. Bus data (data bus)

    Untuk membaca dan mengirim data dari/ke memori atau port. BUS data berisi 8, 16, 32 jalur sinyal pararel atau lebih.

  3. Bus kendali (control bus)

    Sinyal BUS kendali antara lain :

    • Memory Read
    • Memory Write

    • I/O read
    • I/O Write

Sistem interkoneksi antarkomponen (Bus) yang populer antara lain: ISA, EISA, MCA, VESA, PCI dan AGP.

Sistem Operasi



Pendahuluan

Biasanya, istilah Sistem Operasi sering ditujukan kepada semua software yang masuk dalam satu paket dengan sistem komputer sebelum aplikasi-aplikasi software terinstall. Dalam Ilmu komputer, Sistem operasi atau dalam bahasa Inggris: operating system atau OS adalah perangkat lunak sistem yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras serta operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan software aplikasi seperti program-program pengolah kata dan browser web.

Secara umum, Sistem Operasi adalah software pada lapisan pertama yang ditempatkan pada memori komputer pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software-software itu. Layanan inti umum tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, skeduling task, dan antar-muka user. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi. Bagian kode yang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan “kernel” suatu Sistem Operasi

Kalau sistem komputer terbagi dalam lapisan-lapisan, maka Sistem Operasi adalah penghubung antara lapisan hardware dan lapisan software. Lebih jauh daripada itu, Sistem Operasi melakukan semua tugas-tugas penting dalam komputer, dan menjamin aplikasi-aplikasi yang berbeda dapat berjalan secara bersamaan dengan lancar. Sistem Operasi menjamin aplikasi software lainnya dapat menggunakan memori, melakukan input dan output terhadap peralatan lain, dan memiliki akses kepada sistem file. Apabila beberapa aplikasi berjalan secara bersamaan, maka Sistem Operasi mengatur skedule yang tepat, sehingga sedapat mungkin semua proses yang berjalan mendapatkan waktu yang cukup untuk menggunakan prosesor (CPU) serta tidak saling mengganggu.

Dalam banyak kasus, Sistem Operasi menyediakan suatu pustaka dari fungsi-fungsi standar, dimana aplikasi lain dapat memanggil fungsi-fungsi itu, sehingga dalam setiap pembuatan program baru, tidak perlu membuat fungsi-fungsi tersebut dari awal.
Sistem Operasi secara umum terdiri dari beberapa bagian:
  • Mekanisme Boot, yaitu meletakkan kernel ke dalam memory
  • Kernel, yaitu inti dari sebuah Sistem Operasi
  • Command Interpreter atau shell, yang bertugas membaca input dari pengguna
  • Pustaka-pustaka, yaitu yang menyediakan kumpulan fungsi dasar dan standar yang dapat dipanggil oleh aplikasi lain
  • Driver untuk berinteraksi dengan hardware eksternal, sekaligus untuk mengontrol mereka.
Sebagian Sistem Operasi hanya mengizinkan satu aplikasi saja yang berjalan pada satu waktu (misalnya DOS), tetapi sebagian besar Sistem Operasi baru mengizinkan beberapa aplikasi berjalan secara simultan pada waktu yang bersamaan. Sistem Operasi seperti ini disebut sebagai Multi-tasking Operating System (misalnya keluarga sistem operasi UNIX). Beberapa Sistem Operasi berukuran sangat besar dan kompleks, serta inputnya tergantung kepada input pengguna, sedangkan Sistem Operasi lainnya sangat kecil dan dibuat dengan asumsi bekerja tanpa intervensi manusia sama sekali. Tipe yang pertama sering disebut sebagai Desktop OS, sedangkan tipe kedua adalah Real-Time OS
Sebagai contoh, yang dimaksud sistem operasi itu antara lain adalah Windows, Linux, Free BSD, Solaris, palm, symbian, dan sebagainya.



Layanan inti umum

Seiring dengan berkembangnya Sistem Operasi, semakin banyak lagi layanan yang menjadi layanan inti umum. Kini, sebuah OS mungkin perlu menyediakan layanan network dan koneksitas internet, yang dulunya tidak menjadi layanan inti umum. Sistem Operasi juga perlu untuk menjaga kerusakan sistem komputer dari gangguan program perusak yang berasal dari komputer lainnya, seperti virus. Daftar layanan inti umum akan terus bertambah.

Program saling berkomunikasi antara satu dengan lainnya dengan Antarmuka Pemrograman Aplikasi, Application Programming Interface atau disingkat dengan API. Dengan API inilah program aplikasi dapat berkomunikasi dengan Sistem Operasi. Sebagaimana manusia berkomunikasi dengan komputer melalui Antarmuka User, program juga berkomunikasi dengan program lainnya melalui API.
Walaupun demikian API sebuah komputer tidaklah berpengaruh sepenuhnya pada program-program yang dijalankan diatas platform operasi tersebut. Contohnya bila program yang dibuat untuk windows 3.1 bila dijalankan pada windows 95 dan generasi setelahnya akan terlihat perbedaan yang mencolok antara window program tersebut dengan program yang lain.



Sistem Operasi saat ini

Sistem operasi-sistem operasi utama yang digunakan komputer sistem umum (termasuk PC, komputer personal) terbagi menjadi 3 kelompok besar:

  • Keluarga Microsoft Windows – yang antara lain terdiri dari Windows Desktop Environment (versi 1.x hingga versi 3.x), Windows 9x (Windows 95, 98, dan Windows ME), dan Windows NT (Windows NT 3.x, Windows NT 4.0, Windows 2000, Windows XP, Windows Server 2003, Windows Vista, Windows 7 (Seven) yang akan dirilis pada tahun 2009, dan Windows Orient yang akan dirilis pada tahun 2014)).
  • Keluarga Unix yang menggunakan antarmuka sistem operasi POSIX, seperti SCO UNIX, keluarga BSD (Berkeley Software Distribution), GNU/Linux, MacOS/X (berbasis kernel BSD yang dimodifikasi, dan dikenal dengan nama Darwin) dan GNU/Hurd.
  • Mac OS, adalah sistem operasi untuk komputer keluaran Apple yang biasa disebut Mac atau Macintosh. Sistem operasi yang terbaru adalah Mac OS X versi 10.4 (Tiger). Awal tahun 2007 direncanakan peluncuran versi 10.5 (Leopard).

Sedangkan komputer Mainframe, dan Super komputer menggunakan banyak sekali sistem operasi yang berbeda-beda, umumnya merupakan turunan dari sistem operasi UNIX yang dikembangkan oleh vendor seperti IBM AIX, HP/UX, dll.

Proses

Prosesor mengeksekusi program-program komputer. Prosesor adalah sebuah chip dalam sistem komputer yang menjalankan instruksi-instruksi program komputer. Dalam setiap detiknya prosesor dapat menjalankan jutaan instruksi.

Program adalah sederetan instruksi yang diberikan kepada suatu komputer. Sedangkan proses adalah suatu bagian dari program yang berada pada status tertentu dalam rangkaian eksekusinya. Di dalam bahasan Sistem Operasi, kita lebih sering membahas proses dibandingkan dengan program. Pada Sistem Operasi modern, pada satu saat tidak seluruh program dimuat dalam memori, tetapi hanya satu bagian saja dari program tersebut. Sedangkan bagian lain dari program tersebut tetap beristirahat di media penyimpan disk. Hanya pada saat dibutuhkan saja, bagian dari program tersebut dimuat di memory dan dieksekusi oleh prosesor. Hal ini sangat menghemat pemakaian memori.

Beberapa sistem hanya menjalankan satu proses tunggal dalam satu waktu, sedangkan yang lainnya menjalankan multi-proses dalam satu waktu. Padahal sebagian besar sistem komputer hanya memiliki satu prosesor, dan sebuah prosesor hanya dapat menjalankan satu instruksi dalam satu waktu. Maka bagaimana sebuah sistem prosesor tunggal dapat menjalankan multi-proses? Sesungguhnya pada granularity yang sangat kecil, prosesor hanya menjalankan satu proses dalam satu waktu, kemudian secara cepat ia berpindah menjalankan proses lainnya, dan seterusnya. Sehingga bagi penglihatan dan perasaan pengguna manusia, seakan-akan prosesor menjalankan beberapa proses secara bersamaan.

Setiap proses dalam sebuah sistem operasi mendapatkan sebuah PCB (Process Control Block) yang memuat informasi tentang proses tersebut, yaitu: sebuah tanda pengenal proses (Process ID) yang unik dan menjadi nomor identitas, status proses, prioritas eksekusi proses dan informasi lokasi proses dalam memori. Prioritas proses merupakan suatu nilai atau besaran yang menunjukkan seberapa sering proses harus dijalankan oleh prosesor. Proses yang memiliki prioritas lebih tinggi, akan dijalankan lebih sering atau dieksekusi lebih dulu dibandingkan dengan proses yang berprioritas lebih rendah. Suatu sistem operasi dapat saja menentukan semua proses dengan prioritas yang sama, sehingga setiap proses memiliki kesempatan yang sama. Suatu sistem operasi dapat juga merubah nilai prioritas proses tertentu, agar proses tersebut akan dapat memiliki kesempatan lebih besar pada eksekusi berikutnya (misalnya: pada proses yang sudah sangat terlalu lama menunggu eksekusi, sistem operasi menaikkan nilai prioritasnya).

Status Proses

Jenis status yang mungkin dapat disematkan pada suatu proses pada setiap sistem operasi dapat berbeda-beda. Tetapi paling tidak ada 3 macam status yang umum, yaitu:

  • Ready, yaitu status dimana proses siap untuk dieksekusi pada giliran berikutnya
  • Running, yaitu status dimana saat ini proses sedang dieksekusi oleh prosesor
  • Blocked, yaitu status dimana proses tidak dapat dijalankan pada saat prosesor siap/bebas



http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_operasi